Sikapi Seruan WHO, Charles Honoris: otoritas Harus Kaji Perlu Tidaknya Larangan Vape

blogjogja.my.id – Organisasi Bidang Kesehatan Bumi (WHO) mengeluarkan larangan terhadap warga pada seluruh dunia agar mengisap rokok elektrik atau vape dengan berbagai varian rasa. 

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris menggalakkan agar pemerintah RI untuk memperketat regulasi tentang pemanfaatan vape dalam masyarakat. 

Menurutnya, pernyataan WHO mengenai pelarangan vape harus ditanggapi secara kritis oleh pemerintah RI. 

“Pemerintah harus mengkaji tentang perlu-tidaknya melakukan pelarangan terhadap vape dengan perasa atau memperketat transaksi jual beli vape secara umum, khususnya transaksi jual beli untuk yang mana di area bawah umur,” ujar Charles Honoris disitir Hari Sabtu (30/9/2023).

Charles juga mengakui berbagai vape yang digunakan dijual tanpa pengawasan pemerintah. Selain itu, pengawasan dari otoritas kebugaran juga menjadi penting agar warga lebih tinggi tahu mengenai cairan atau liquid vape apakah berbahaya untuk kesehatan. 

Charles mengimbau agar pemerintah mengatur lapangan usaha vape mulai dari sisi produksi hingga penggunaannya pada masyarakat. 

“Ke depan sektor vape ini harus diatur lebih besar ketat oleh pemerintah. otoritas harus mengatur mulai dari sisi produksi, distribusi maupun penggunaannya oleh masyarakat,” katanya. 

“Badan POM, misalnya, harus ikut serta untuk memverifikasi bahwa cairan-cairan yang digunakan dalam vape ini masuk di standar aman untuk dikonsumsi manusia,” imbuhnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, WHO mendesak seluruh negara untuk melarang penyelenggaraan rokok elektrik atau vape dengan berbagai varian rasa. Beberapa peneliti, aktivis, serta pemerintah meninjau vape sebagai alat utama untuk menghurangi dampak kematian lalu penyakit akibat merokok konvensional. 

Namun, WHO menegaskan bahwa belum ada bukti yang mana menunjukkan bahwa vape lebih tinggi aman dari rokok konvensional. 

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyoroti risiko kemampuan fisik yang dimaksud ditimbulkan oleh pemanfaatan vape, termasuk risiko kecanduan nikotin di area kalangan non-perokok konvensional, teristimewa anak-anak kemudian remaja.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *